Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisasir Utama Independen Bank BJB

Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisasir Utama Independen Bank BJB
Susi Pudjiastuti. (Instagram-@susipudjiastuti115)

Surabayainsight.com, BANDUNG – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, ditunjuk jadi Komisaris Utama Independen Bank BJB.

“Masalah pinjaman online di Jabar yang sangat tinggi bisa diambil alih oleh Bank BJB. Dengan menurunkan jumlah pinjaman online ilegal hingga 50 persen, saya yakin banyak masyarakat Jabar terbantu. Saya yakin kita membantu orang, menurunkan bunga yang tidak setinggi pinjol, tentu ini ada tahapannya,” katanya saat ditemui seusai RUPST BJB di Gedung Pakuan Bandung, Selasa (28/4/2026).

Ia meyakini Bank BJB bisa mengambil alih peran tersebut dengan menawarkan kredit usaha berbunga yang lebih manusiawi demi membantu perekonomian warga.

Dalam RUPST tersebut, Susi resmi ditunjuk kursi Komisaris Utama Independen. Meski sempat menolak tawaran Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Susi akhirnya luluh dan mengaku tertantang untuk membenahi bank pembangunan daerah (BPD) terbesar di Indonesia tersebut melalui pendekatan yang lebih merakyat, khususnya bagi sektor UMKM.

“Pak gubernur ini tukang paksa, jadi bujuk-bujuk. Saya juga sebagai orang Jawa Barat terpanggil dan tertantang. Saya suka tantangan, saya ingin mencoba,” ujar pemilik maskapai Susi Air ini.

Kendati tidak memiliki latar belakang pendidikan perbankan, Susi menjamin pengalamannya dalam mengelola korporasi dan urusan keuangan sudah sangat teruji.

Namun, dia juga memberikan syarat khusus kepada Dedi terkait gaya kepemimpinannya yang dikenal ceplas-ceplos.

“Saya bilang sama Gubernur, harus mau terima Susi ya begini, saya maksud yang saya omong dan saya omong yang saya maksud. Saya orang profesional jadi yang saya maksud ya saya omong,” ucap dia yang dikutip dari Antara.

Lebih lanjut, Susi memastikan posisinya sebagai bos Susi Air tidak akan mengganggu integritasnya di Bank BJB. Ia berkomitmen menjaga tata kelola perusahaan yang bersih tanpa adanya kepentingan pribadi.

“Saya punya perusahaan penerbangan dikira nanti ada ‘conflict of interest’, saya tidak mau ada dugaan itu,” tuturnya.

Penunjukan Susi ini sendiri diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi perseroan, terutama dalam menggarap potensi ekonomi di wilayah pesisir utara dan selatan Jawa Barat yang selama ini menjadi fokus keahliannya.

Leave a Reply