Surabayainsight.com, JOGJA — Kawasan Malioboro dan sekitarnya dipadati wisatawan pada Minggu (31/5/2026) sore hingga malam selama libur panjang Hari Lahir Pancasila dan Iduladha.
Kepadatan terlihat mulai dari ujung utara Jalan Malioboro hingga kawasan Titik Nol Kilometer yang menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan saat berkunjung ke Kota Jogja.
Pantauan di lapangan menunjukkan arus kendaraan mengalami perlambatan di sejumlah ruas jalan menuju pusat kota. Kepadatan juga terlihat di Jalan Karel Sasuit Tubun yang dipenuhi bus wisata yang berhenti di sejumlah pusat oleh-oleh.
Meski demikian, kondisi lalu lintas masih relatif terkendali dan belum mencapai tingkat kepadatan seperti saat musim libur Lebaran maupun akhir tahun.
Salah seorang wisatawan asal Magelang, Naufal Wardana, mengatakan kemacetan menuju Malioboro masih tergolong normal untuk suasana libur panjang.
Menurut dia, akses menuju kawasan wisata tersebut masih dapat dilalui meski membutuhkan waktu tempuh lebih lama dibanding hari biasa.
“Macet sih, tapi menurut saya masih aman, macet normal seperti liburan pada umumnya. Saya ke sini bersama teman-teman karena Malioboro selalu berkesan,” ujarnya saat ditemui di kawasan Malioboro.
Wisatawan Pilih Parkir Resmi
Naufal memilih memarkir sepeda motornya di Tempat Parkir Beskalan. Menurut dia, lokasi parkir resmi tersebut lebih tertata, dekat dengan kawasan Malioboro, serta memudahkan proses pembayaran karena sudah mendukung transaksi non-tunai.
“Parkirnya nyaman, saya pakai sepeda motor cuma Rp2.000 dan bisa bayar pakai QRIS. Saya memang sering parkir di situ kalau ke Malioboro,” katanya.
Pengalaman serupa dirasakan wisatawan asal Purworejo, Isti Nurwidia. Ia mengaku sempat berkeliling mencari lokasi parkir sebelum akhirnya mendapatkan tempat di Beskalan.
Menurut dia, keberadaan kantong parkir resmi sangat membantu wisatawan yang datang saat kondisi kawasan wisata sedang ramai pengunjung.
“Tadi masuk Jogja sekitar jam 12.00 belum terlalu padat, tapi sore ini ramai. Kami sempat berputar mencari parkir dan akhirnya dapat di Beskalan. Lokasinya masih dekat dan bisa jalan kaki ke Malioboro,” ungkapnya.
Sementara itu, aparat gabungan dari Satlantas Polresta Jogja dan Dinas Perhubungan Kota Jogja terus melakukan pengawasan selama masa libur panjang.
Petugas melakukan patroli di sejumlah jalur protokol dan kawasan ring satu untuk mencegah munculnya parkir liar yang berpotensi menghambat arus kendaraan.
Kasatlantas Polresta Jogja, AKP Alvian Hidayat, mengatakan parkir liar masih menjadi salah satu faktor yang kerap memicu kemacetan di pusat kota, terutama saat jumlah wisatawan meningkat.
“Patroli kami galakkan untuk menertibkan kantong parkir liar yang sering menjadi penyebab kemacetan. Kami juga menegur pengendara yang melanggar aturan kasat mata,” katanya.
Selain patroli, aparat juga menyiagakan personel di sejumlah pos pelayanan dan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional apabila terjadi lonjakan kendaraan.
Kapolsek Danurejan, AKP Riki Heriyanto, menyebut kepadatan lalu lintas hingga Minggu sore masih dalam kategori terkendali.
Meski demikian, petugas tetap mengantisipasi potensi kemacetan akibat parkir liar di ruas-ruas penyangga Malioboro.
Menurut dia, tindakan penertiban akan langsung dilakukan apabila ditemukan pelanggaran yang mengganggu kelancaran arus kendaraan.
Dengan tingginya kunjungan wisatawan selama long weekend, masyarakat diimbau memanfaatkan kantong parkir resmi yang telah disediakan pemerintah guna mendukung kelancaran lalu lintas dan menciptakan kenyamanan bersama di kawasan wisata Malioboro.

Leave a Reply