Surabayainsight.com, SOLO — Maroko datang ke Piala Dunia 2026 dengan status berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Singa Atlas kini bukan lagi sekadar tim kejutan dari Afrika, melainkan salah satu kekuatan baru yang mulai diperhitungkan di level dunia.
Setelah mencetak sejarah sebagai tim Afrika pertama yang menembus semifinal Piala Dunia pada edisi 2022 di Qatar, Maroko kini bertekad membuktikan pencapaian tersebut bukan keberuntungan sesaat.
Piala Dunia 2026 akan menjadi penampilan ketujuh Maroko sekaligus partisipasi ketiga mereka secara beruntun di ajang sepak bola terbesar dunia.
Dikutip dari FIFA.com, Sabtu (30/5/2026), Maroko menjadi negara Afrika pertama yang memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah tampil dominan di Grup E kualifikasi zona CAF.
Mereka mengamankan tiket usai menang telak 5-0 atas Niger pada September 2025.
Mohamed Ouahbi Bawa Era Baru Maroko
Maroko melakukan perubahan mengejutkan di kursi pelatih kurang dari 100 hari sebelum Piala Dunia dimulai. Federasi Sepak Bola Maroko menunjuk Mohamed Ouahbi menggantikan Walid Regragui pada Maret 2026.
Ouahbi sebelumnya mencuri perhatian setelah membawa Maroko menjuarai Piala Dunia U-20 2025 di Chile. Dalam turnamen tersebut, tim muda Maroko tampil impresif hingga mengalahkan Argentina 2-0 di final.
Pelatih kelahiran Belgia itu dikenal piawai mengembangkan pemain muda dan membangun permainan cepat serta agresif.
Meski pergantian pelatih sempat memunculkan tanda tanya, Maroko tetap memiliki fondasi skuad kuat yang dibangun sejak era Regragui.
Nama-nama seperti Achraf Hakimi, Hakim Ziyech, hingga Youssef En-Nesyri masih menjadi tulang punggung tim.
Maroko dijadwalkan menghadapi Brasil pada laga pembuka Grup C sebelum bertemu Skotlandia dan Haiti.
Qatar 2022 Jadi Standar Baru Maroko
Piala Dunia 2022 di Qatar menjadi titik balik terbesar dalam sejarah sepak bola Maroko.
Saat itu, mereka sukses mengejutkan dunia dengan menyingkirkan Spanyol dan Portugal sebelum akhirnya kalah dari Prancis di semifinal.
Perjalanan tersebut membuat Maroko menjadi tim Afrika pertama yang mampu mencapai empat besar Piala Dunia.
Selain itu, kemenangan atas Belgia dan Kanada di fase grup memperlihatkan Maroko mampu bersaing melawan tim elite dunia secara konsisten.
Kini, tekanan terhadap Maroko justru semakin besar karena publik berharap mereka mampu mengulang bahkan melampaui pencapaian bersejarah tersebut.
Youssef En-Nesyri masih menjadi salah satu pemain yang paling diandalkan setelah mencatat tiga gol di Piala Dunia dan menjadi pencetak gol terbanyak Maroko di turnamen tersebut.
Sementara Achraf Hakimi dan Hakim Ziyech memegang rekor penampilan terbanyak Maroko di Piala Dunia dengan masing-masing 10 pertandingan.
Dengan kombinasi pengalaman, mental bertanding, serta generasi muda berbakat, Maroko diyakini tetap menjadi salah satu tim paling berbahaya di Grup C Piala Dunia 2026.
Profil Timnas Maroko
- Julukan: Singa Atlas
- Pelatih: Mohamed Ouahbi
- Kapten: Achraf Hakimi
- Prestasi terbaik Piala Dunia: Semifinal (2022)
Jadwal Maroko di Grup C Piala Dunia 2026:
- 13 Juni: Brasil vs Maroko
- 19 Juni: Skotlandia vs Maroko
- 24 Juni: Maroko vs Haiti
Skuad Maroko
- Penjaga gawang: Yassine Bounou, Munir El Kajoui, Reda Tagnaouti
- Bek: Noussair Mazraoui, Anass Salah-Eddine, Youssef Belammari, Achraf Hakimi, Zakaria El Ouahdi, Nayef Aguerd, Chadi Riad, Redouane Halhal, Issa Diop
- Gelandang: Samir El Mourabet, Ayyoub Bouaddi, Neil El Aynaoui, Sofyan Amrabat, Azzedine Ounahi, Bilal El Khannouss, Ismael Saibari
- Penyerang: Abde Ezzalzouli, Chemsdine Talbi, Soufiane Rahimi, Ayoub El Kaabi, Brahim Diaz, Gessime Yassine, Ayoube Amaimouni

Leave a Reply